Web Hosting Adalah Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya (pixabay.com)
Web Hosting Adalah Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya (pixabay.com)

Web Hosting Adalah: Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Beberapa dari Anda pasti pernah mendengar istilah web hosting. Web hosting adalah layanan yang hadir untuk menyimpan semua file dan data website.

Keberadaan web hosting ini tentunya sangat penting. Dengan memiliki web hosting, maka website Anda akan menjadi online di internet. Jika sudah seperti itu, maka semua orang dapat mengaksesnya kapan saja.

Jika menggunakan perumpamaan, maka web hosting ini sudah menjadi ibarat rumah bagi website milik Anda. Sehingga, semua orang di internet bisa mengunjunginya kapan saja.

Web Hosting Adalah? Ini Penjelasannya!

Keberadaan website saat ini sudah sangat penting. Bahkan, mungkin Anda setiap hari sebenarnya sudah mengunjunginya. Apa itu sebenarnya website?

Website merupakan sekumpulan halaman situs yang terdapat di dalam sebuah domain atau subdomain. Mereka berada di dalam World Wide Web atau yang disingkat menjadi WWW dalam internet.

Ada begitu banyak alasan kenapa seseorang mengunjungi website. Alasan paling utama adalah tentu saja untuk melihat berbagai konten yang tersedia di dalamnya. Kini tidak sedikit orang yang ingin membuat website mereka sendiri. Anda yang membaca ini pun juga tentu bisa memiliki website sendiri yang nantinya akan berisi berbagai konten kegemaran.

Dalam tahap membuat website, ada satu hal yang tidak boleh terlewat, yaitu web hosting. Bahasa mudahnya, web hosting adalah sebuat tempat untuk menyimpan semua data website.

Web hosting inilah yang dapat membuat website dapat diakses oleh banyak orang melalui jaringan internet. File dan data pada website pun sangat beragam, bisa berupa email, script, aplikasi, database, video, atau bahkan gambar.

Tanda adanya hosting, tentu saja Anda tidak bisa membuat website. Ibaratnya membangun rumah, Anda pasti ingin membuat yang ukurannya besar dan nyaman bukan. Hal itu sama seperti membangun website. Jika Anda ingin web memiliki kapasitas dan performa tinggi, maka butuh hosting yang memiliki sumber daya besar.

Baca Juga »  Apa yang Dapat Mempengaruhi Hosting dalam Kinerja dan Kemampuannya

Cara Kerja Web Hosting

Anda kini pastinya sudah paham bahwa dalam pembuatan website, hal yang paling utama adalah mencari web hosting. Tentunya agar website dapat siapa saja akses.

Lantas, bagaimana cara mendapatkan hosting? Langkah pertama adalah Anda perlu mencari perusahaan hosting yang menyediakan space server.

Web host akan menyimpan sebuah file, aset, dan juga database di server website. Ketiknya nantinya seseorang mengetikkan nama domain di kolom address atau alamat browser, maka tugas web hosting adalah mentransfer semua file yang dibutuhkan untuk menyelesaikan request.

Jadi, jika kita urutkan, maka cara kerja hosting sebenarnya cukup sederhana, yaitu:

  • Server atau web hosting akan menyimpan segala data yang website
  • Ketika ada pengunjung yang mengetikkan domain website pada browser seperti Google, Chrome, Mozilla Firefox, dan lain sebagainya. Browser tersebut akan meminta server hosting untuk mengirim file yang tersimpan.
  • Kemudian server akan mengirimkan file tersebut sehingga pengunjung dapat mengakses website

Pada dasarnya, cara kerja web hosting hampir sama ketika Anda hendak menyewa tempat tinggal. Anda harus membayar biaya sewa setiap bulan agar server bisa tetap berfungsi penuh dan optimal.

Jenis-Jenis Hosting

Setiap jenis web hosting memiliki keunggulan mereka sendiri dan tentunya dengan harga beragam. Jenis hosting web adalah hal yang perlu Anda ketahui juga, berikut ini daftarnya.

  1. Shared Hosting

Web hosting pertama ini dapat digunakan secara bersama-sama. Shared web hosting adalah jenis yang banyak orang pilih karena harganya yang paling murah. Jenis web hosting ini juga sangat cocok untuk pemula dengan fasilitas lengkap, seperti disk space, database, SSL, hingga unlimited bandwidth.

Baca Juga »  Pelajari Cara Kerja Control Panel Hosting dan Aktivitas yang Dapat Dikerjakan

Sayangnya jika ada user yang menggunakan fasilitas tersebut secara berlebihan, maka user lainnya juga akan terkena dampak. Selain itu, akan ada limit penyimpanan file dan juga di fasilitas server pada hosting ini.

  1. VPS Hosting

Selanjutnya ada VPS atau Virtual Private Server. VPS web hosting adalah sebuah jenis hosting pribadi yang hanya dapat digunakan oleh satu user saja. Sehingga, server ini tidak akan terpengaruh oleh jenis hosting lain.

Pengguna VPS bebas mengatur dan mengelola fasilitas secara pribadi. Namun, itu artinya Anda harus memiliki dasar mengelola web sehingga kurang cocok untuk pemula.

  1. Cloud Hosting

Kalau Cloud hosting merupakan jenis web hosting yang memiliki resource selayaknya VPS, tetapi dengan kemudahaan penggunaan seperti Shared hosting.

Artinya, Anda tidak perlu memiliki skill teknis mengelola server untuk bisa menggunakan jenis cloud hosting ini. Sayangnya Cloud hosting memiliki harga yang jauh lebih mahal dari VPS dan Shared hosting.

  1. WordPress Hosting

Pengertian dari jenis hosting satu ini sebenarnya cukup simpel. Jadi, WordPress web hosting adalah sebuah hosting yang khusus untuk pengguna WordPress. Hosting ini memiliki spesifikasi yang mirip dengan Shared hosting.

Bedanya adalah server WordPress hosting akan dikonfigurasi secara khusus untuk pengguna WordPress. User akan lebih mudah membangun website dengan beberapa klik saja. Seperti Shared hosting, WordPress hosting juga akan membuat Anda berbagai fasilitas penyimpanan dengan pengguna lain.

  1. Simple WordPress

Hosting ini cock untuk Anda yang ingin membangn website dengan CMS WordPress tanpa harus pusing memikirkan hal teknis. Anda juga tidak perlu akses cPanel untuk mengedit file website dan pengaturan lainnya.

  1. Dedicated Hosting
Baca Juga »  Pengertian Share Hosting Server, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya_

Dedicated web hosting adalah server yang hanya digunakan oleh satu user saja. Dengan begitu, maka Anda tidak perlu khawatir website akan mengalami down karena orang pengguna lain.

Selain itu, Anda juga memiliki kebebasan untuk mengatur server sesuai dengan kebutuhan. Hosting jenis ini tidak cocok untuk pemula karena harus memiliki pemahaman untuk mengelola server.

Perbedaan Hosting dan Nama Domain

Banyak pemula yang masih salah mengartikan bahwa hosting dan nama domain adalah hal yang sama. Padahal, keduanya adalah dua hal yang berbeda. Web hosting adalah space server untuk website Anda, sedangkan domain adalah alamat dari situs.

Sebagai contoh, nama domain Anda adalah pagihari.com, maka jika user ingin mengakses situs Anda, mereka akan mengetikkan nama domain tersebut pada kolom alamat browser. Kemudian, server akan memindahkan konten yang user tersebut minta.

Di sebagian besar web host, Anda harus membeli nama domain dengan cara terpisah. Sedangkan di sisi lain, jika sebelumnya Anda sudah memiliki nama domain, maka bisa mentransfernya ke penyedia hosting.

Jadi, baik hosting web dan nama domain menjadi hal yang sangat penting. Anda harus memiliki keduanya sebelum membuat web. Jika tidak, maka web Anda tidak akan bisa diakses user lain yang akhirnya tetap tidak bisa bekerja.

Kini Anda sudah mengerti bahwa web hosting adalah unsur yang sangat penting dalam hal pembuatan website. Anda tentu saja bisa mencari berbagai perusahaan penyedia layanan web hosting agar menjadi lebih mudah. Pilihlah jenis hosting yang cocok dengan kemampuan Anda, baik itu secara materi dan skill. Jika memang masih pemula, jangan pilih jenis hosting private yang mengharuskan skill pengelolaan server.

Leave a Reply

Your email address will not be published.