Mengenal Apa itu CMD (Command Prompt)? Pengertian CMD beserta Perintah Dasarnya

Mengenal Apa itu CMD (Command Prompt)? Pengertian CMD beserta Perintah Dasarnya
Mengenal Apa itu CMD (Command Prompt)? Pengertian CMD beserta Perintah Dasarnya ( mediadoma.com )

Semua orang yang menggunakan sistem operasi windows pasti familiar dengan perintah cmd, terutama bagi mereka yang berkecimpung dalam bidang komputer atau it. Cmd, atau command prompt, merupakan alternatif untuk mengoperasikan perangkat windows dan dianggap kompleks karena memerlukan pemahaman atas berbagai perintah.

Meskipun begitu, memahami cara menggunakan cmd sangat penting karena dapat meningkatkan efisiensi dalam menyelesaikan tugas. Salah satu aspek yang perlu dipahami adalah perintah dasar cmd.

Sementara itu, pada sistem operasi linux, pengguna menggunakan terminal untuk membuat dan mengetikkan perintah berbasis teks, sedangkan di windows, pengguna menggunakan command prompt atau cmd. Untuk memahami lebih lanjut tentang cmd, mari kita simak penjelasannya berikut ini!

Pengertian CMD (Command Prompt)

Cmd atau command prompt merupakan aplikasi dengan ekstensi cmd.exe. Ini adalah penerjemah baris perintah yang digunakan untuk eksekusi perintah ke sistem operasi microsoft windows.

Pada awalnya, command prompt diintegrasikan sebagai bagian dari sistem operasi dos. Saat ini, dos telah digantikan oleh command prompt atau ms-dos, yang diintegrasikan oleh microsoft.

Pengguna memanfaatkan cmd untuk mengakses informasi di sistem windows dan mengeksekusi perintah untuk berinteraksi dengan komputer.

Cmd memiliki fungsi yang kompleks, termasuk otomatisasi tugas melalui skrip dan file batch, serta pelaksanaan fungsi administratif tingkat lanjut serta penyelesaian masalah pada windows dalam konteks tertentu.

File bat, yang berupa file teks biasa, digunakan untuk menyimpan sejumlah perintah untuk tugas berulang dan mengeksekusi grup skrip satu per satu.

Command prompt juga dikenal sebagai windows command processor, prompt perintah shell, atau cmd.exe. Aplikasi ini tersedia pada setiap sistem operasi berbasis windows nt, termasuk windows 10, windows 8, windows 7, windows vista, windows xp, windows 2000, serta windows server 2012, 2008 dan 2003.

Fungsi dan Manfaat CMD (Command Prompt)

Secara umum, cmd sering dipergunakan untuk mengatasi kendala koneksi jaringan atau melakukan pengecekan koneksi melalui ping, serta untuk memeriksa isu-isu seperti bad sector pada hard disk. Cmd memiliki beragam fungsi dan kegunaan yang dapat dijelajahi, termasuk:

  • Pengecekan status aktivasi windows – Cmd dapat digunakan untuk memeriksa status aktivasi pada sistem operasi windows. Pengguna melaksanakan langkah ini untuk memastikan apakah sistem operasi yang digunakan sudah diaktivasi atau belum. Untuk melaksanakan perintah ini, pengguna dapat menjalankan perintah slmgr/dlv.
  • Penutupan program error secara paksa – Apabila menghadapi aplikasi atau program komputer yang mengalami kesalahan atau tidak merespons, pengguna dapat menghentikan aplikasi secara tegas. Hal ini terjadi karena ketidakstabilan aplikasi saat dioperasikan dan command prompt dapat menyelesaikan masalah tersebut. Cmd dengan task Manager memungkinkan untuk mengelola dan menutup paksa aplikasi yang tidak responsif.
  • Mematikan komputer – Selain menggunakan opsi shut down atau turn off Komputer, pengguna dapat memanfaatkan cmd untuk mematikan komputer. Dengan mengatur koneksi jaringan dan mengeksekusi perintah slmgr/dlv, anda dapat mencoba mematikan komputer melalui command prompt.
  • Penanganan bad sector pada hard disk – Hard disk yang mengalami masalah bad sector dapat diperbaiki menggunakan command prompt. Dengan menjalankan perintah chkdsk /r/f e di cmd.exe, anda dapat mendeteksi masalah dan melakukan perbaikan pada hard disk anda.

Perintah Dasar CMD (Command Prompt)

Command prompt atau cmd menyediakan berbagai perintah dengan fungsi dan tujuan yang bervariasi. Di bawah ini, disajikan beberapa perintah dasar cmd yang bisa dipelajari.

1. ASSOC

Perintah dasar cmd yang disebut assoc dapat digunakan untuk menampilkan atau mengubah informasi mengenai file ekstensi.

Fungsinya adalah untuk mempermudah pemahaman terhadap hubungan antara suatu file ekstensi dan format tertentu yang kemudian dapat mendukung atau dapat dibuka menggunakan perangkat lunak tertentu dengan rentang waktu pembuatan file yang bervariasi.

Sebagai contoh, terdapat keterkaitan ekstensi .docx=word.document.12 yang hanya dapat dibuka menggunakan perangkat lunak microsoft office word 2007 ke atas, sedangkan versi sebelumnya tidak lagi mendukungnya.

Untuk melihat sintaks penulisan perintah ini, anda dapat merujuk pada contoh di bawah ini.

assoc [.ext[=[filetype]]]

Parameter

  • Bagian ini memerlukan pengisian parameter dengan nama ekstensi seperti .txt, .doc, .psd, .7z, .abr, .acb, .acbl dan sebagainya.
  • Untuk parameter “filetype”, anda dapat mengisi dengan format atau tipe file yang ingin dihubungkan, contohnya, jika ekstensi kuas photoshop adalah .abr, maka parameter yang diisi akan menjadi photoshop.brushesfile. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa file hanya dapat dieksekusi atau dibuka menggunakan perangkat lunak photoshop dan tidak dapat menggunakan yang lain.
  • Parameter /? dapat digunakan sebagai bantuan atau panduan pada perintah assoc dengan mengetikkan assoc /?.

Contoh

Jika anda ingin mencoba secara langsung, berikut beberapa contoh perintah dasar assoc yang dapat dijalankan melalui command prompt setelah masuk ke dalam direktori yang diinginkan.

Anda bisa melihat asosiasi file tertentu dengan cara hanya mengetikkan nama ekstensinya, contohnya .docx, .txt, .html dan lainnya.

assoc .txt

Agar dapat menghilangkan kaitan dengan tipe berkas khusus, anda dapat melakukan hal tersebut dengan menuliskan perintah yang sesuai dengan ekstensi berkasnya.

assoc .txt=

Untuk menampilkan semua jenis file asosiasi dari a hingga z, anda dapat menggunakan perintah tersebut. Untuk melanjutkannya, cukup tekan tombol enter tanpa perlu melakukan scroll.

assoc | more

Anda juga bisa menggunakan command prompt untuk mengirim atau menyimpan ke dalam file assoc.cfg.

assoc>assoc.cfg

2. ATTRIB

Attrib adalah perintah dasar pada cmd yang berfungsi untuk menampilkan, mengubah, atau menghapus atribut pada file atau sistem, seperti read-only, archive, system dan hidden yang selalu ada pada drive sistem atau penyimpanan.

Atribut read-only digunakan untuk membatasi pengguna agar hanya dapat membaca file atau folder tanpa dapat menghapus, mengubah, atau memanipulasi isinya. Umumnya, atribut ini sering diterapkan pada dokumen-dokumen penting yang tidak diizinkan untuk dimanipulasi atau diubah.

Archive dapat diterapkan pada file atau folder untuk mengompresnya sehingga ukuran file terlihat lebih kecil. Fungsi archive sering digunakan oleh pengguna yang ingin membuat cadangan dari file atau folder tertentu.

Selanjutnya, atribut system diterapkan pada file atau folder yang khusus untuk software dan sistem operasi dan dalam beberapa kondisi, dapat ditemukan pada file-file tertentu seperti system.ini, desktop.ini, ccleaner.ini dan sebagainya.

Atribut hidden digunakan untuk menyembunyikan file atau folder. Saat menggunakan windows explorer, pengguna dapat memilih opsi “Show hidden files and folder” untuk menampilkan semua folder dan file tersembunyi dengan tampilan yang sedikit berbeda.

Atribut hidden memungkinkan pengguna mengatur apakah suatu file akan disembunyikan atau tidak. Jika ingin informasi lebih lanjut, syntax dapat ditemukan sebagai berikut.

attrib [{+r|-r}] [{+a|-a}] [{+s|-s}] [{+h|-h}] [[Drive:][Path] FileName] [/s[/d]]

Parameter

  • +r : Menetapkan atribut baca saja pada file atau folder tertentu.
  • -r : Membuang atribut baca saja dari file atau folder tertentu.
  • +a : Menetapkan atribut arsip pada file atau folder tertentu.
  • -a : Membuang atribut arsip dari file atau folder tertentu.
  • +s : Menetapkan atribut sistem pada file atau folder tertentu.
  • -s : Membuang atribut sistem dari file atau folder tertentu.
  • +h : Menetapkan atribut tersembunyi pada file atau folder tertentu.
  • -h : Membuang atribut tersembunyi dari file atau folder tertentu.
  • [drive:][path][filename] : Parameter ini digunakan untuk menentukan lokasi drive dan folder lengkap beserta perintah atribut yang diinginkan. Juga dapat menambahkan perintah wildcard seperti “?”, “&” dan “*” untuk mengubah atribut secara bersamaan pada banyak file (dengan kriteria yang sama).
  • /s : Mengaplikasikan atribut pada file atau folder tertentu (dengan kriteria tertentu) pada direktori dan sub-direktori.
  • /d : Mengaplikasikan atribut pada file atau folder tertentu (dengan kriteria tertentu) hanya pada direktori.
  • /l : Mengaplikasikan perintah atribut ke symbolic link.
  • /? : Melihat deskripsi atau bantuan (help) pada perintah attrib.

Contoh

Anda dapat menggunakan perintah berikut untuk menampilkan atau melihat atribut dari suatu file.

attrib dokumen.docx

Agar dapat mengimplementasikan atribut baca saja pada suatu file, anda dapat merujuk pada contoh berikut ini.

attrib +r dokumen.docx

Anda dapat menggunakan perintah berikut untuk menghilangkan atribut read-only dari suatu file.

attrib -r dokumen.docx

Untuk mengaktifkan atribut archive pada sebuah file, anda dapat menggunakan perintah berikut:

attrib +a dokumen.docx

Anda dapat menggunakan perintah berikut untuk menghilangkan atribut archive dari sebuah file:

attrib -a dokumen.docx

3. CD

Langkah berikutnya dalam cmd adalah menggunakan perintah cd atau chdir, yang berfungsi untuk berpindah dari satu direktori ke direktori lain, serta dapat menampilkan nama direktori dan mengubah posisi direktori.

Ketika anda membuka cmd (Command prompt), secara default akan berada di drive c:, namun anda dapat beralih ke drive lain seperti d, e,f dan seterusnya (cukup ketik d: atau d:, tanpa perlu cd atau chdir). Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat melihat sintaksnya di bawah ini.

chdir [[/d] [Drive:][Path] [..]]

Atau

cd [[/d] [Drive:][Path] [..]]

Parameter

  • Gunakan parameter /d untuk mengakses drive d:, atau dapat juga digunakan untuk drive lain seperti c:, e: dan sebagainya.
  • [drive:][path] memungkinkan anda secara bersamaan menentukan drive dan berpindah ke direktori yang diinginkan.
  • Gunakan parameter [..] untuk berpindah ke folder induk (parent folder); dengan kata lain, perintah CD.. memudahkan anda untuk kembali ke folder satu tingkat di atasnya.
  • Untuk menampilkan bantuan (help) dan deskripsi dari perintah cd, gunakan parameter /?.

Contoh

Secara otomatis, ketika cmd dibuka, itu akan berada di direktori pengguna windows secara default.

C:\Users[username]>

Apabila anda hendak memasuki direktori lain, contohnya seperti dokumen, silakan ketik perintah ini.

cd Documents

Untuk kembali ke direktori utama atau navigasi ke direktori sebelumnya, anda dapat menggunakan perintah berikut.

cd..

Jika anda hendak mengakses drive lain seperti d atau e, cukup masukkan perintah berikut.

D:

4. COPY

Perintah copy digunakan untuk menggandakan file atau folder dari satu lokasi ke lokasi lain. Prosedur ini mirip dengan tindakan menyalin file di windows explorer, yang dapat dilakukan dengan mengklik kanan dan memilih copy, atau menggunakan pintasan ctrl + c, lalu menempelkannya di lokasi baru dengan pintasan ctrl + v. Untuk informasi lebih lanjut, berikut adalah contoh syntax-nya.

copy [/d] [/v] [/n] [{/y|/-y}] [/z] [{/a|/b}] Source [{/a|/b}] [+ Source [{/a|/b}] [+ …]] [Destination [{/a|/b}]]

Parameter

  • /A : Menunjukkan bahwa file adalah teks ascii.
  • /B : Menandakan bahwa file tersebut adalah file biner.
  • /D : Memungkinkan penyalinan file terenkripsi agar disimpan sebagai file terdekripsi di lokasi tujuan.
  • /V : Menampilkan pesan yang mengonfirmasi keberhasilan penyalinan file.
  • /N : Memudahkan penyalinan file dengan lebih dari 8 karakter dan ekstensi lebih panjang dari 3 karakter.
  • /Y : Konfirmasi untuk menimpa atau menggantikan file yang sudah ada dengan yang baru.
  • /-Y : Meminta konfirmasi sebelum menimpa file yang sudah ada dengan yang baru.
  • /Z : Menyalin file dari jaringan dengan kemampuan restart.
  • /L : Jika sumbernya adalah tautan simbolis, salin tautan ke target pada file aktual yang ditunjukkan oleh tautan sumber.
  • source : Lokasi file atau folder, dapat berada di drive (C: atau yang lain), nama folder dan nama file.
  • destination : Lokasi di mana file yang dimaksud ingin disalin, bisa di mana saja, baik di drive (C, D, E) atau dalam folder baru dengan nama file yang berbeda.
  • /? : Opsi bantuan untuk perintah copy dengan penjelasan lengkap beserta sintaksnya.

Contoh

Jika anda hendak menyalin dokumen ke drive atau folder lain, silakan mencoba menggunakan perintah berikut ini (pastikan anda telah berada pada lokasi di mana dokumen tersebut tersimpan).

copy dokumen.doc d:\namafolder

Agar dapat menyalin dokumen atau file dengan judul yang berbeda, anda dapat menggunakan instruksi berikut.

copy dokumen.doc dokumen1.doc /a

5. DATE

Perintah date merupakan sebuah instruksi simpel yang memungkinkan anda menampilkan serta mengubah tanggal sesuai dengan situasi saat ini.

Meskipun tindakan ini terlihat sepele dan bisa dilakukan dengan mudah secara manual, namun melalui cmd, pelaksanaannya menjadi lebih efisien dan cepat. Untuk informasi lebih detail, anda dapat merujuk pada sintaksnya berikut.

DATE [[/T | date]

Parameter

  • /T: Parameter yang digunakan untuk menampilkan tanggal saat ini.
  • date: Parameter yang digunakan untuk mengatur tanggal, bulan dan tahun saat ini.
  • /T | date: Parameter yang digunakan untuk menampilkan dan mengatur tanggal saat ini.
  • /?: Digunakan untuk mendapatkan bantuan (help) terkait opsi perintah, seperti date /?.

Contoh

Untuk memeriksa tanggal atau waktu saat ini.

DATE /T

Untuk menetapkan tanggal, bulan dan tahun saat ini.

DATE date

Untuk memeriksa dan mengelola tanggal saat ini.

DATE T | date

6. MKDIR

Perintah selanjutnya dalam cmd adalah mkdir atau md, yang digunakan untuk menciptakan direktori (folder) baru di drive yang telah dipilih. Proses ini mirip dengan membuat folder biasa melalui klik “New Folder”.

Dalam cmd, langkah ini dapat dijalankan dengan menggunakan perintah mkdir diikuti dengan nama folder. Jika anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai perintah ini, silakan lihat syntax berikut.

MKDIR [drive:]path

Atau

MD [drive:]path

Parameter

  • [path di drive]: Lokasi penyimpanan yang anda pilih untuk membuat direktori. Anda juga dapat langsung menuliskannya di lokasi (drive) itu, contohnya dengan mkdir data atau md data (tanpa perlu mkdird:data).
  • /? : Untuk melihat deskripsi lengkap atau bantuan terkait perintah mkdir.

Contoh

Untuk menciptakan sebuah direktori, mohon lihat petunjuknya di bawah ini.

MKDIR dataku

Membuat folder di dalam drive yang spesifik.

MKDIR d:dataku

7. RMDIR

Perintah dasar cmd yang disebut rmdir atau rd digunakan untuk menghapus direktori beserta file-file yang terdapat di dalamnya. Proses ini serupa dengan menghapus folder secara manual melalui windows explorer pada drive yang dipilih. Untuk informasi lebih lanjut, berikut adalah contoh syntax yang dapat anda perhatikan.

RMDIR [/S][/Q][drive:]path

Atau

RD [/S][/Q][drive:]path

Parameter

  • /S: Instruksi untuk menghilangkan seluruh berkas dan folder dalam direktori yang dipilih.
  • /Q: Petunjuk untuk menghapus seluruh konten berkas dan folder dalam direktori tertentu tanpa meminta konfirmasi (Y dan N).
  • [drive:]path: Lokasi drive dan direktori dalam struktur folder.
  • /?: Perintah untuk mendapatkan deskripsi dan bantuan rinci terkait rmdir.

Contoh

Untuk menghilangkan folder tanpa menggunakan parameter tambahan.

RMDIR dataku

Agar dapat menghapus folder dengan cepat, tanpa adanya konfirmasi y atau n.

RMDIR dataku /Q

Berikut adalah rangkaian instruksi dasar beserta sintaksis dan fungsi masing-masing. Untuk mendalami perintah cmd lainnya, anda bisa merujuk ke dokumentasi resmi cmd microsoft.

Kesimpulan,

Cmd berfungsi sebagai alat bagi pengguna komputer atau individu di bidang it untuk mengakses komputer dengan menggunakan sejumlah perintah.

Dengan menguasai perintah dasar sistem komputer melalui cmd, seseorang dapat menjalankan tugas dan otomatisasi melalui skrip dan file batch, serta mengatasi masalah windows dengan lebih efisien.

Orang-orang yang aktif dalam bidang it seperti programmer, hacker, developer dan sejenisnya umumnya sering menggunakan cmd atau command prompt.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang cmd beserta fungsi dan perintah dasarnya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi semua pengguna. Jika ada pertanyaan atau pesan yang ingin disampaikan, silakan tulis melalui kolom komentar di bawah ini. Terima kasih!

Apa itu command prompt atau cmd? Command prompt adalah fasilitas pada microsoft windows yang digunakan untuk membuka jendela baris perintah, berguna untuk mengeksekusi perintah input dan melaksanakan fungsi administratif tingkat lanjut.

Apa kegunaan cmd? Cmd digunakan untuk memasukkan baris perintah dan mengeksekusi perintah pada sistem windows, serta memperbaiki masalah seperti bad sector pada komputer.

Bagaimana cara membuka cmd? Pada menu start windows, buka dan jalankan program run atau tekan windows+r. Selanjutnya, ketik ‘cmd‘ dan tekan ctrl+shift+enter untuk membuka command prompt sebagai administrator.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *