cara memindahkan m banking bca ke hp lain

Inilah Cara Memindahkan M Banking BCA ke HP Lain Beserta Persyaratannya

Salah satu penyedia jasa perbankan yang cukup terkenal di Indonesia adalah BCA. BCA mengutamakan pelayanan terhadap para nasabahnya salah satunya dengan meluncurkan M-BCA. Layanan ini memudahkan nasabah untuk bertransaksi dari manapun dan kapanpun melalui HP. Namun yang sering menjadi permasalahan adalah ketika nasabah ingin ganti HP. Gimana cara memindahkan m banking BCA ke HP lain?

Nasabah harus memenuhi persyaratan tertentu agar bisa memindahkan m-banking BCA. Terdapat prosedur-prosedur yang harus diikuti oleh para nasabah. Hal tersebut dilakukan demi melindungi data-data penting nasabah. Seperti yang diketahui, data perbankan sangatlah rawan apabila sampai tersebar ke pihak yang punya niatan jahat. Simak selengkapnya persyaratan dan caranya berikut ini:

Persyaratan yang Perlu Disiapkan

Sebelum masuk pembahasan mengenai cara memindahkan m banking BCA ke HP lain, perlu dipahami oleh nasabah mengenai persyaratan apa saja yang diperlukan. Persyaratan ini berkaitan dengan nomor yang akan digunakan nasabah. Nasabah harus menggunakan nomor yang sama seperti yang telah terdaftar pada akun m-banking BCA. Nomor tersebut juga wajib digunakan sebagai SIM pertama.

Baca Juga »  Begini Cara Memindahkan Video ke Google Drive agar Mudah Diakses

Jika nasabah ingin mengganti nomor, nasabah perlu melakukan registrasi ulang melalui kantor BCA maupun ATM. Nasabah akan mendapatkan SMS melalui nomor yang telah terdaftar. Oleh karena itu, nomor tersebut harus memiliki pulsa untuk melakukan verifikasi. Jaringan yang digunakan selama proses ini juga harus dari nomor tersebut.

Cara Memindahkan M Banking BCA ke HP Lain

Jika persyaratan-persyaratan tadi telah dipenuhi, nasabah dapat melanjutkan ke langkah-langkah pemindahan m-banking. Siapkan terlebih dahulu akun pada HP yang lama juga install terlebih dahulu aplikasi BCA Mobile pada HP yang baru. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Logout dari M-Banking

Hal pertama yang perlu dilakukan nasabah adalah keluar dari akun m-banking HP yang lama. Caranya dengan memilih menu logout pada aplikasi. Setelah keluar dari akun m-banking, nasabah dapat memindahkan kartu yang digunakan ke HP yang baru. Pastikan meletakan kartu tersebut pada slot SIM 1.

Baca Juga »  Tanpa Aplikasi Tambahan, Berikut Cara Screenshot Panjang Samsung!

2. Pindah ke HP Baru

Setelah menyelesaikan proses logout pada akun pada HP yang lama, nasabah dapat memulai proses pemindahan akun. Pastikan aplikasi telah terpasang pada HP yang baru dan mulai proses aktivasi. Proses aktivasi ini harus menggunakan jaringan dari SIM 1 atau SIM yang telah terdaftar pada m-banking.

Login pada m-banking menggunakan nomor yang telah didaftarkan. Pilih menu M-BCA dan setujui persyaratan dan ketentuan yang diberikan. Selanjutnya, nasabah akan diminta untuk memasukkan 16 digit angka kartu ATM BCA. Pastikan data yang dimasukkan telah benar dan tekan “OK”.

3. Verifikasi

Proses verifikasi dilakukan dengan mengirimkan SMS ke nomor 69888. Nasabah akan diarahkan secara otomatis ke menu pesan. BCA sudah menyediakan format pesan verifikasi. Nasabah bisa langsung mengirimkan pesan tersebut. Setelah itu, akan ada pesan balasan yang berisikan kode verifikasi yang harus dimasukkan pada m-banking. Jika verifikasi berhasil, nasabah akan mendapatkan pesan konfirmasi melalui SMS.

Baca Juga »  Intip 5 Aplikasi Desain Interior PC Paling Mudah dan Lengkap!

Alternatif Cara Memindahkan M Banking BCA ke HP Lain

Merasa terlalu rumit dengan cara sebelumnya? Ada alternatif lain yang bisa dilakukan oleh nasabah. Caranya adalah dengan datang langsung ke customer service kantor BCA. Cara ini lebih terpercaya karena nasabah dilayani langsung oleh CS. Apabila tidak memiliki waktu untuk mendatangi langsung kantor BCA, nasabah juga dapat menghubungi CS melalui kotak yang telah disediakan.

Demikianlah cara memindahkan m banking BCA ke HP lain. Apabila nasabah telah berhasil memindahkan m-banking BCA, maka hapuslah aplikasi M-BCA pada HP yang lama. Hal ini untuk menghindari terjadinya kesalahan sistem ataupun kemungkinan dipakai oleh orang yang tak bertanggung jawab untuk hal jahat. Terutama apabila HP ingin dijual atau digunakan oleh orang lain.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.