Cara Mudah Menghitung Persentase Dalam Pertumbuhan Bisnis

Cara Mudah Menghitung Persentase Dalam Pertumbuhan Bisnis
Cara Mudah Menghitung Persentase Dalam Pertumbuhan Bisnis ( idxchannel.com )

Berikut ini adalah beberapa tahapan untuk mengukur persentase pertumbuhan bisnis yang akan mempermudah proses pembandingan efektivitas kinerja tim anda secara tepat.

Metode ini kerap dipilih karena praktis serta efisien dalam menunjukkan tingkat keberhasilan penjualan produk dan layanan dalam periode yang ditentukan. Formula yang digunakan sangatlah simpel dan kami telah menyediakan beberapa contoh untuk memudahkan pemahaman.

Apa itu Persentase Pertumbuhan Bisnis ?

Tingkat pertumbuhan, yang sering disebut sebagai persentase kenaikan, digunakan untuk mengukur perbedaan antara dua nilai selama periode waktu tertentu. Biasanya, cara ini digunakan untuk mengevaluasi pendapatan yang diperoleh di bulan yang sama namun pada tahun yang berbeda.

Contohnya, membandingkan hasil penjualan oktober 2023 dengan oktober 2022. Selain itu, perbandingan ini juga dapat dilakukan berdasarkan event atau season tertentu, seperti perbandingan penjualan selama bulan ramadan 2023 dengan ramadan tahun sebelumnya.

Teknik menghitung persentase pertumbuhan dapat mendukung usaha anda dalam mengevaluasi efektivitas operasional dibandingkan dengan masa sebelumnya.

Temuan dari perhitungan ini kemudian dimanfaatkan untuk menentukan aspek-aspek apa saja yang perlu diperbaiki. Ini juga mencakup identifikasi elemen-elemen yang berdampak pada penjualan agar dapat dihadapi di masa yang akan datang.

Cara Menghitung Persentase Pertumbuhan Bisnis

Menggunakan rumus sederhana untuk mengkalkulasi persentase kenaikan penjualan dapat mempermudah penilaian terhadap efektivitas tim selama periode yang ditetapkan. Berikut adalah tahapan-tahapannya:

1. Tentukan Periode Waktu Penjualan yang akan Dibandingkan

Sebelum kita mulai menghitung tingkat pertumbuhan, perlu untuk menghimpun seluruh informasi yang relevan. Ini meliputi berbagai jenis data seperti total pendapatan, jumlah konsumen dan jumlah produk yang laku. Setelah data lengkap, anda dapat memulai perbandingan dengan data dari periode yang telah lalu.

Sebagai ilustrasi, anda dapat membandingkan total penjualan dari kuartal pertama tahun 2022 (Januari hingga maret) dengan penjualan pada kuartal pertama tahun 2021.

Periode untuk pembanding dapat disesuaikan sesuai dengan keperluan anda, contohnya membandingkan penjualan bulan ini dengan bulan lalu, atau perbandingan antara tahun 2023 dengan tahun 2022.

2. Masukan Semua Angka ke dalam Rumus

Setelah anda berhasil menghimpun nilai-nilai yang diperlukan, selanjutnya masukkan nilai tersebut ke dalam formula yang tertera di bawah ini:

Nilai saat ini – Nilai sebelumnya = …/Nilai sebelumnya = … x 100% = Persentase pertumbuhan Contoh Kasus
Selama bulan oktober 2023, perusahaan roti a mencatat penjualan sebanyak 240 buah roti tawar, meningkat dari 160 buah yang terjual pada oktober 2022. Pertumbuhan penjualan ini dapat dihitung dengan rumus:

240 – 160 = 80/160 = 0.5 x 100% = 50%

Dengan demikian, terdapat peningkatan penjualan sebesar 50% untuk perusahaan roti a pada oktober 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan positif ini menandakan adanya keuntungan atau peningkatan bagi perusahaan. Di sisi lain, angka negatif akan menunjukkan kerugian.

3. Bandingkan dengan Semua Nilai Sebelumnya

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang perkembangan bisnis, disarankan untuk memperbandingkan berbagai set data. Anda dapat memasukkan angka terkini ke dalam sebuah tabel dan membandingkannya dengan data dari bulan-bulan sebelumnya.

Contohnya, ketika membandingkan penjualan mei 2023, jangan hanya membandingkannya dengan mei 2022, tetapi juga dengan bulan-bulan yang mendahuluinya seperti juni hingga desember 2022 dan januari hingga april 2023. Pendekatan ini memungkinkan anda untuk melihat apakah ada tren peningkatan atau penurunan secara bulanan.

4. Hitung Nilai Pertumbuhan Rata-Rata

Setelah menerima seluruh nilai pertumbuhan bisnis akhir, anda dapat menghitung persentase rata-rata untuk setiap bulan atau periode tertentu.

Menggunakan perhitungan rata-rata ini sebagai patokan untuk menetapkan target untuk periode berikutnya dapat memudahkan penentuan target bagi tim penjualan anda. Capaian target rata-rata oleh tim menunjukkan bahwa bisnis anda terus berkembang setiap tahunnya.

5. Perhatikan Momen Musiman di Periode Bulan Tertentu

Peristiwa penting yang terjadi pada bulan atau waktu tertentu dapat berdampak signifikan terhadap volume penjualan. Ini terutama berlaku ketika peristiwa tersebut berlangsung pada bulan yang berbeda-beda.

Sebagai pemilik bisnis, penting untuk memperhatikan faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi penjualan, fluktuasi jumlah konsumen baru, atau total pendapatan yang diraih.

Banyak variabel yang dapat mempengaruhi kinerja penjualan, seperti hari raya idul fitri, liburan tahun baru, musim masuk sekolah atau periode liburan sekolah dan banyak lagi.

Faktor lain seperti pandemi yang berkepanjangan juga dapat memengaruhi analisis anda. Mengesampingkan faktor-faktor ini dalam analisis pertumbuhan bisnis anda dapat menyebabkan pengukuran yang tidak akurat. Akibatnya, anda mungkin mengambil keputusan yang tidak tepat.

Mengapa Menghitung Pertumbuhan Bisnis itu Penting ?

Mengkalkulasi tingkat kenaikan bisnis memungkinkan anda mengukur efektivitas tim anda. Angka ini dapat dijadikan sebagai data untuk investor atau masyarakat umum.

Hal ini memungkinkan para pemangku kepentingan eksternal menjadi lebih tertarik untuk menanamkan modal atau membeli produk anda. Catatan jejak pertumbuhan bisnis juga berperan dalam memperkuat keyakinan investor terhadap usaha anda.

Perbedaan yang signifikan dalam perkembangan bisnis setiap bulan akan terlihat setelah menghitung seluruh persentase. Anda disarankan untuk kembali meninjau angka-angka keuntungan serta total pengeluaran di periode yang sama.

Langkah selanjutnya adalah menemukan penjelasan yang tepat untuk perbedaan tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan bagi investor, mitra bisnis, atau lembaga pemberi dana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *