6 Trik Sukses Usaha Jahit Rumahan yang Bisa Diterapkan

6 Trik Sukses Usaha Jahit Rumahan yang Bisa Diterapkan

Sampai saat ini, usaha jahit rumahan masih memiliki prospek cerah yang menjanjikan. Hal ini dikarenakan, pasti banyak orang yang membutuhkan usaha jasa ini. Terlebih lagi, tidak semua orang bisa membuka usaha jahit di rumahnya.  Untuk bisa memulai usaha jahit, modal yang dibutuhkan memang tidaklah besar. Minimal hanya membutuhkan mesin jahit saja.

Akan tetapi, modal skill yang dituntut dari seorang penjahit tidak dimiliki oleh siapa saja. Perlu menguasai keterampilan menjahit yang mumpuni agar bisa membuka usaha jahit. Lalu, bagaimanakah trik yang diperlukan agar usaha jahit yang dilakukan di rumah bisa berkembang? Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Pastikan Jahitan Rapi

Satu hal mendasar yang dituntut oleh para konsumen dari sebuah usaha jahit rumahan adalah jahitan yang rapi. Menguasai keterampilan jahit saja tidaklah cukup, melainkan juga harus bisa menjahit dengan rapi.

Konsumen tidak akan menjadi pelanggan tetap jika hasil jahitan tidak rapi. Tidak peduli seberapa murah tarif jasa yang dikenakan, jika hasilnya berantakan, pasti tidak akan ada orang yang mau kembali.

Baca Juga »  Modal Usaha Warung Kelontong dan Tips yang Dibutuhkan

2. Kuasai Keterampilan Membuat Pola

Kemampuan lain yang dituntut dari seorang penjahit adalah bisa membuat pola berbagai pakaian. Terlebih lagi, pelanggan jahit rumahan kerap kali sudah memiliki model pakaian tertentu yang diinginkan. Jika penjahit hanya berpatokan pada contoh baju yang ada, maka pelanggan pun akan lebih memilih berganti ke penjahit lain.

3. Lengkapi Keperluan untuk Menjahit

Mesin jahit yang dibutuhkan untuk membuat sebuah baju sampai bisa digunakan, bukan sekedar mesin jahit seperti yang umum dikenal saja. Ada juga mesin jahit obras yang fungsinya adalah untuk mengikat kain agar tidak terurai ketika dicuci.

Jika usaha jahit memiliki mesin jahit obras sendiri, maka akan memungkinkan untuk pengerjaan jahitan yang lebih cepat. Biasanya yang membuat konsumen harus menunggu lama untuk jahitannya adalah proses jahit obras yang harus dipihakketigakan.

Baca Juga »  Kebun Hidroponik, Usaha dengan Modal 10 Juta Beserta Rinciannya yang Bisa Dicoba

4. Ikuti Preferensi Konsumen

Sebuah usaha jahit yang dibuka di rumah harus mengikuti preferensi yang dimiliki oleh konsumen. Bisa dibilang, konsumen adalah raja dan penjahit harus mengikuti apa kemauan dari konsumen.

Kalaupun penjahit kurang setuju dengan apa yang diinginkan konsumen, ada baiknya untuk memendamnya saja dan ikuti apa mau konsumen. Hal ini dikarenakan, jika penjahit tidak mengikuti apa kemauan konsumen, akan dinilai tidak kompeten.

5. Jika Dibutuhkan, Pekerjakan Karyawan

Ketika seorang penjahit rumahan sudah dinilai mumpuni, biasanya para konsumen akan berdatangan dengan sendirinya. Bahkan tanpa adanya promosi langsung, konsumen akan tetap datang dan meminta dibuatkan baju. Alasannya karena promosi dari mulut ke mulut akan lebih dipercaya, terlebih jika yang merekomendasikan adalah orang yang cukup berpengaruh.

Apabila sudah ramai konsumen, maka jangan ragu untuk mempekerjakan karyawan. Carilah karyawan yang memiliki skill menjahit yang baik. Dengan begitu, konsumen tidak akan menunggu lama sampai jahitannya selesai.

Baca Juga »  Lima Tips Bisnis Ikan Laut Beku yang Wajib Diketahui Pemula

6. Bangun Reputasi

Hal terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah membangun reputasi. Sebenarnya, poin ini merupakan rangkuman dari semua poin-poin yang sudah disebutkan sebelumnya. Alasannya karena, jika hasil jahitan bagus dan bisa dikerjakan cepat, maka konsumen akan dengan sendirinya mempromosikan tempat usaha jahit yang digeluti.

Itulah trik yang bisa dilakukan ketika menjalankan sebuah usaha jahit rumahan. Usaha ini tidak memang tidak membutuhkan modal yang besar dan siapa pun pasti membutuhkannya. Yang terpenting adalah keuletan dan kemauan dalam mengembangkan skill serta skala usaha yang dimiliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published.